Senin, 21 Januari 2019

ROBOTIKA

Definisi Robotika
Robotika berasal dari kata ‘robot’ yang artinya Perangkat Elektronik yang dapat diprogram untuk melakukan suatu tugas yang biasa dilakakukan oleh manusia secara otomatis.
Robotika adalah satu cabang teknologi yang berhubungan dengan desain, konstruksi, operasi, disposisi struktural, pembuatan, dan aplikasi dari robot. Robotika terkait dengan ilmu pengetahuan bidang elektronika, mesin, mekanika, dan perangkat lunak komputer.



Robotika juga salah satu wacana teknologi untuk menuju peradaban yang lebih maju. Kebanyakan orang selalu beranggapan bahwa robot adalah kemajuan teknologi yang mampu menggeser tingkah laku seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Dengan kemajuan yang pesat, maka kebutuhan akan SDM akan merosot tajam. Layaknya revolusi pada bangsa Eropa.

Sangat disayangkan sekali bila titik ikon kemajuan teknologi tersebut tidak seiring dengan cepatnya pemahaman masyarakat pada umumnya yang selalu meng-analogikan robot adalah biang kerok hilangnya tenaga buruh untuk memacu pertumbuhan perekonomian.

Hal ini layaknya dua sisi perbedaan yang tidak akan bisa menyatu sama lain. Tapi bisa dicermati kembali, bila orang pelukis ternama akan tergusur karena kemampuan sebuah robot pelukis yang bisa membuat lukisan yang sama. Sebuah robot yang mampu untuk memahat patung yang hampir mirip pula. Seluruh ilustrasi tersebut memang sepintas robot bisa menguasai semua, tapi sangat disayangkan hasil kerja robot adalah tak lebih dari sebuah alat cetak dan seonggok besi aluminium dan komponen elektronika yang dirakit pada papan PCB. Sebuah lukisan dari Afandi tentunya akan bernilai ratusan juta beda ukuran dengan lukisan robot yang paling-paing laku di jual 10 ribuan di pinggir jalan.

Robotika sebagai Ikon dan Kajian Ke-ilmuan
Robot adalah simbol dari kamajuan dari sebuah teknologi, karena didalam nya mencakup seluruh elemen keilmuan. Elektronika, Mekanika, Mekatronika, Kinematika, Dimamika, dan lain sebagainya. Hal ini menjadi suatu alasan yang sangat tepat untuk mengash ilmu didalam nya. Ikon pendidikan akan menjadi semakin termasyur bila selalu mengutamakan teknologi didalam nya. Sebuah ikon ini sangat penting untuk membangun semangat kemajuan, karena hal ini akan menjadi sebuah patokan awal dari sebuah perjuangan untuk selalu dilanjutkan kepada generasi penerus.

Sejarah singkat menegenai Robot
Perkembangan robotika pada awalnya bukan dari disiplin elektronika melainkan berasal dari ilmuwan biologi dan pengarang cerita novel maupun pertunjukan drama pada sekitar abad XVIII. Kata robot pertama kali diperkenalkan oleh seorang penulis dari Czech yang bernama wright Karel Capek pada tahun 1921. Kata Robot berasal dari kata ‘robota’ yang berarti: pekerja Paksa atau Sendiri.Para ilmuwan biologi pada saat itu ingin menciptakan makhluk yang mempunyai karakteristik seperti yang mereka inginkan dan menuruti segala apa apa yang mereka perintahkan, dan sampai sekarang makhluk yang mereka ciptakn tersebut tidak pernah terwujud menjadi nyata, tapi matrak menjadi bahan pada novel-novel maupun naskah sandiwara pangung maupun film.

Tahun 1941, barulah istilah robotics digunakan dalam teknologi robot oleh penulis fiksi ilmiah Isaac Asimov. Dia juga memprediksi akan munculnya robot-robot industri canggih dimasa datang. Jika kita lihat hari ini, maka apa yang dibayangkan olehnya terbukti dimana begitu pesatnya perkembangan robot-robot industri saat ini. Istilah revolusi robot atau era robot sudah menjadi hal biasa untuk menjelaskan perkembangan itu. Robotics diterima sebagai istilah atau kata untuk mendeskripsikan semua kemajuan teknologi yang berhubungan dengan robot.

Tahun 1956 Georde Devil dan Joseph Engelberger membentuk perusahaan robot pertama kali tahu 1956. Devil memprediksi robot akan menjadi bagian penting di industri sebagai operator pabrik dan membantu pekerja dalam menjalankan mesin-mesin pabrik. Beberapa tahun kemudian atau tepatnya 1961, General Motor pertama kali menggunakan robot untuk pabrik otomotifnya. Robot industri kemudian berkembang dan mulai banyak digunakan tahun 1980 oleh perusahaan selain otomotif dimana perkembangan elektronik dan computer membuat robot modern lahir.

Pada abad modern ini sudah bermacam-macam robot yang dicipta dan digunakan seperti dalam industri, rumah sakit, transportasi, pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Seperti robot yang digunakan untuk mengecat mobil, robot yang digunakan untuk merakit komponen elektronik dan juga humanoid robot yaiitu robot yang memiliki muka, yang mampu berjalan dan bertindak seperti manusia.

Mengenal Konsep Dasar Robotika

Aplikasi robotika kini tidak hanya terbatas pada dunia industri dan manufaktur, namun juga telah merambah ke sektor perkebunan. Apabila kelangkaan tenaga kerja tidak bisa diatasi dengan cepat dan masif,  bukan tidak mungkin akan diciptakan robot-robot perkebunan yang akan menggantikan fungsi SDM di bidang produksi, baik untuk gula, bioetanol, maupun tembakau di PTPN X. Setidaknya dengan mengetahui konsep dasar robotika, cakrawala pengetahuan kita akan terbuka serta dapat memetakan ragam potensi yang bisa dikembangkan dari aplikasi robotika.

Pemrograman Robotika
Kreativitas programer adalah kunci dari pemrograman robotika. Kreativitas programer akan menentukan program yang akan diinput ke robot sesuai dengan tujuan dibuatnya robot tersebut. Secara mendasar, program yang ditanamkan dalam chip kontroler robot berisi logika-logika seperti statement, instruksi, seleksi untuk dua kondisi atau lebih, dan perhitungan rumus dengan benar.

Bahasa Program Robotika
Di dalam pemrograman robotika, ada beberapa jenis bahasa program yang bisa digunakan oleh programmer. Programmer biasanya memilih salah satu bahasa program yang mereka sukai dan mudah dipahami. Dalam hal ini yang berperan penting adalah kemampuan seorang programmer menguasai bahasa mesin yang akan dikompilasi untuk dipasang dalam chip mikrikontroler. Di dalam robotika, bahasa program yang biasanya digunakan antara lain: C dan C++, Basic, Pascal, dan Assembler.
Susunan program robotika dalam membuat program hampir sama antara jenis bahasa program yang satu dengan yang lainnya. Bedanya terletak pada syntax yang merupakan simbol atau ciri khas pada setiap jenis bahasa program. Hal ini yang bisanya harus dipahami programmer pemula agar dalam penulisan program tidak terjadi kesalahan (error). Sebelum membuat program hendaknya kita membuat alur program (flowchart) yang akan dijalankan secara berulang oleh mikrokontroler atau sebaliknya. Setelah alur program dibuat maka selanjutnya penyusunan program sesuai dengan susunan dan syntax dari jenis bahasa program yang digunakan.
Terdapat berbagai macam apikasi simulasi, diantaranya adalah Proteus dan Myrio yang dapat digunakan untuk simulasi program sehingga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan saat perakitan robot yang akan kita buat. Simulator tersebut juga dapat diintegrasikan dengan peralatan luar seperti aktuator dan sensor. 

Studi Kasus Fuzzy Logic pada Robot Sederhana

Pada postingan saya sebelumnya tentang Pengertian dan Dasar logika fuzzy telah disinggung bagaimana cara menentukan persamaan garis linier dari membership function pada logika fuzzy. Nah lalu buat apa kita harus mengetahui persamaan garis tersebut? Sebenarnya bagi anda yang menerapkan fuzzy logic pada perhitungan automatik menggunakan toolbox fuzzy di matlab tentunya hal itu tidak dibutuhkan karena kita hanya membuat membership function tanpa melalui perhitungan manual. Sebenarnya perhitungan persamaan garis tersebut ditujukan untuk mengetahui bagaimana logika fuzzy bekerja, karena kita harus mengetahui dasarnya sebelum melanjutkan ke pemrograman menggunakan logika fuzzy.
Di artikel ini saya akan mengambil studi kasus sebuah mobil robot untuk lebih memahami logika fuzzy. Dibawah ini adalah soal latihan yang diberikan dosen yang menginspirasi saya, yang mengajarkan logika fuzzy dengan bahasa yang mudah difahami. Hehe. Terimakasih bapak Syai’in.
Bila diketahui :
Data-data Mobile Robot sebagai berikut:
  1. Memiliki 2 sensor yang diletakkan di kanan, dan di kiri Mobile Robot.
  2. Kecepatan maksimum Mobile Robot adalah 60 m/s. c. Untuk berbelok kekiri atau kekanan, Mobile Robot hanya mengatur perbandingan kecepatan roda kanan dan roda kiri.

Data lintasan, sebagai berikut:
  1. Lebar Lintasan adalah 80 cm,

Apabila fungsi keanggotaan untuk:
  1. Jarak diklasifikasikan menjadi Sangat Dekat (SD), Dekat (D), Cukup Dekat (CD), Sedang (S), Cukup jauh (CJ), Jauh (J), Sangat Jauh (SJ).
  2. Kecepatan roda kanan dikalisfikasikan menjadi pelan (P), sedang (S), cepat (C)
  3. Kecepatan roda kiri dikalisfikasikan menjadi pelan (P), sedang (S), cepat (C).

Dengan menggunakan metode Fuzzy Sugeno,
  1. Gambarkanlah fungsi keanggotaan untuk Sensor Kanan (5%)
  2. Gambarkanlah fungsi keanggotaan untuk Sensor Kiri (5%)
  3. Tentukan persamaan untuk roda kanan (5%)
  4. Tentukan persamaan untuk roda kiri (5%)
  5. Bila sensor kanan membaca pembatas lintasan berada pada jarak 28 cm, dan sensor kiri membaca pembatas lintasan berada pada jarak 48 cm, Maka tentukanlah berapa kecepatan roda kanan dan kecepatan roda kiri?
Oh iya, Fuzzy juga memiliki 2 metode dalam penyelesaiannya, yaitu Sugeno dan Mamdani. Sebenarnya keduanya hampir sama, hanya saja proses perhitungan di akhir yang berbeda. Kalo sugeno menggunakan rumus yang sudah ditentukan, sedangkan mamdani menggunakan perkiraan titik tengah dari membership function (bingung jelasinnya)  . Tapi untuk penerapan pada hardware yang paling mudah digunakan yaitu sugeno, karena sugeno menggunakan penjumlahan dan perkalian biasa. Kata dosen saya, belajar fuzzy itu sangat mudah, asalkan kalian menguasai 3 hal yaitu perkalian, pembagian, dan pengurangan. Bener gak sih? Menurut saya sih bener. Wkwkwk. Lanjut!!
Langkah-langkah yang harus kita lakukan yaitu :
1.    Menentukan Input dan Output
Seperti yang kita ketahui pada studi kasus diatas memiliki 2 buah input berupa sensor jarak, dan output dari sistem diatas yaitu kecepatan motor kanan dan kiri.

2.    Menggambar fungsi keanggotaan ( Proses Fuzzyfikasi )
      Sensor Kiri

SD = Sangat Dekat ; D = Dekat ; CD = Cukup Dekat ; S = Sedang ; CJ = Cukup Jauh ; SJ = Sangat Jauh
     
        Sensor Kanan

SD = Sangat Dekat ; D = Dekat ; CD = Cukup Dekat ; S = Sedang ; CJ = Cukup Jauh ; SJ = Sangat Jauh
Dikarenakan sensor kiri dan kanan memiliki karakteristik yang sama maka membership function kedua sensor adalah sama.

3.    Persamaan garis untuk sensor kiri dan kanan
Persamaan Garis Sensor kiri
Kita ambil salah satu segitiga membership function pada sensor kanan.

Untuk linier naik kita mencari persamaan garis dengan rumus y = mx + c
Langkah pertama seperti dijelaskan pada postingan saya sebelumnya, kita harus mencari nilai m dan c .



Persamaan Garis Sensor kanan
Karena sensor kiri dan kanan dan identik maka persamaan garis untuk sensor kanan adalah sama dengan sensor kiri.

4.    Penggambaran Transfer Function
Sekarang kita akan menjawab soal d , yaitu sensor kanan membaca jarak 28 cm dan sensor kiri membaca jarak 48 cm, lalu tentukan kecepatan motor kanan dan kiri.Kita ambil lagi membership function dari sensor kanan dan kiri kemudian tarik garis dari jarak 28 cm untuk sensor kanan dan 48 cm untuk sensor kiri, nantinya garis tersebut akan memotong segitiga pada memebrship function. Nah untuk menentukan nilai y pada perpotongan tersebut kita gunakan persamaan garis yang telah kita cari tadi.

Untuk sensor kanan

Nah sekarang kita cari nilai p dan q. Untuk nilai p kan yang bepotongan dengan segitiga membership function kan linier naik, jadi kita menggunakan rumus persamaan garis linier naik yang telah kita cari tadi.


Untuk sensor kiri

Sekarang kita cari nilai k dan j. Untuk nilai k kan yang bepotongan dengan segitiga membership function kan linier naik, jadi kita menggunakan rumus persamaan garis linier naik yang telah kita cari tadi.


5.    Memasukkan ke rule base (Proses)
Langkah pertama buatlah tabel seperti dibawah ini yang mengacu pada rule base pada soal.

Loh angka berwana merah dapat dari mana?
Lihat pada membership function sensor kiri bahwa segitiga D (dekat) tidak memotong garis 48 sehingga ditulis 0. Begitu juga dengan SD (sangat dekat) dan J (jauh) . Namun pada segitiga CJ (cukup jauh) terdapat perpotongan antara garis 48 yang memiliki nilai k = 0.8, sehingga di tabel ditulis dengan 0.8. sama halnya dengan sensor kanan.
Lalu bagaimana nilai pada roda kiri dan kanan?
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa di fuzzy terdapat operasi logika AND, OR, dan NOT. Kita disini menggunakan logika AND yang berarti nilai nilai minimum antara sensor kiri dan sensor kanan, lihatlah baris no 4 pada tabel, nilai sensor kiri adalah 0.8 sedangkan sensor kanan adalah 0.2 maka nilai minimum atau yang paling kecil adalah 0.2, maka 0.2 ditulis pada tabel roda kiri dan kanan.  Begitu juga dengan tabel lainnya. Oke setelah kita dapatkan tabel proses fuzzyfikasi, maka lanjut ke tahap 4 yaitu Defuzzyfikasi.

6.    Defuzzyfikasi
Pada tahap ini kita akan mencari kecepatan roda kanan dan kiri dari pembacaan sensor kanan sebesar 28 cm dan sensor kiri 48 cm. Pada soal diketahui bahwa kecepatan roda kiri mempunyai semesta 60 m/s. Sehingga apabila kita membagi semesta tersebut dengan 3 himpunan fuzzy yaitu Pelan, Sedang dan Cepat maka dapat digambarkan seperti dibawah ini.

Dari gambar diatas diketahui bahwa P berada pada kecepatan 15 m/s , S = 30 m/s dan C = 45 m/s.
Sehingga untuk mencari kecepatan roda masing-masing maka harus menggunakan rumus sebagai berikut.

Jika anda bingung darimana nilai 0 , 0 , 0 dan 0.2 ? lihatlah angka pada tabel pada kolom roda kiri. Jadi rumusnya sangat sederhana sekali bukan?.
Sama halnya dengan kecepatan roda kanan.

Jadi kecepatan roda kiri dan kanan saat sensor kanan mendeteksi 28 cm dan sensor kiri mendeteksi 48 cm adalah masing masing 15 m/s dan 30 m/s.

Referensi:
http://fanny-andreas.blogspot.com/2011/10/pengertian-robotika.html
http://parkshinheru.blogspot.com/2012/11/sejarah-singkat-menegenai-robot.html
http://ptpn10.co.id/blog/mengenal-konsep-dasar-robotika

https://gilangarinata.wordpress.com/2016/11/19/studi-kasus-fuzzy-logic-pada-robot-sederhana/
0

Senin, 02 Juli 2018

Aplikasi Sederhana Peminjaman Buku Online

Tugas Softskill

2KA25

Novinda Prasasti (15116503)
Osvaldo Rioz (15116697)
Sintia Dwi Aryani (17116066)
Yunus Panca (17116870)






0

Jumat, 08 Juni 2018

Teknologi Manajemen Layanan Sistem Informasi Berbasis Mobile dan Web sebagai Trend Masa Kini

Manajemen Layanan Sistem Informasi berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb). Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.
Manajemen Layanan Sistem Informasi umumnya menangani masalah operasional manajemen sistem informasi dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri.  Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan penting, walaupun tidak terpapar langsung kepada konsumennya.Karena kemajuan jaman, maka penerapan Manajemen Layanan Sistem Informasi dibungkus menjadlebih mudah digapai dan juga lebih mudah digenggam. Untuk itu, banyak perusahaan mempermudamasyarakat dengan adanya internet dan teknologi.Sebagai awalnya Manajemen Layanan Informasi masuk ke dalam Web. Karena pada masa adanya internet, smart phone belum ada. Sehingga masyarakat mengandalkan website yang hanya dapat diakses melalui PC atau laptop pribadi. Semakin maju perkembangan jaman dan dengan adanya smart phone, maka perusahaan penyedia layanan atau instansi penyedia layanan pun mulai membuat sistem yang dapat diakses ke dalam smart phone.
Mengapa smartphone atau mobile ? Karena melalui website, sudah tidak bisa dikatakan fleksibel. Dimana masyarakat harus membukanya dengan web browser, dan membutuhkan koneksi yang lumayan besar. Sedangkan dengan mobile, masyarakat dapat menggunakannya secara fleksibel dan juga mengurangi biaya koneksi yang dibutuhkan.

Contohnya :
 



0

Soal Essay

1. Jelaskan macam-macam layanan manajemen sistem informasi?
Jawab :  
  -  ITIL (Information Technology Infrastructure Library)



Sebuah konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan serta operasi teknologi informasi.
  ASL (Application Service Library)
Kumpulan dari pedoman praktek terbaik tentang pengelolaan, pengembangan dan pemeliharaan aplikasi. ASL ini adalah sebuah famework untuk proses manajemen aplikasi.
- COBIT (Control Objective For Information and Related Technology)
Digunakan untuk menjalankan penetuan atas IT dan meningkatkan pengontrolan IT. COBIT juga berisi tujuan pengendalian, petunjuk audit, kinerja dan hasil metric, factor kesuksesan dan maturity model.
2. Jelaskan & sebutkan macam - macam teknologi manajemen si, dan beri contoh
jawab : 
Framework diartikan sebagai kumpulan script (terutama class dan function) yang dapat membantu developer/programmer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemrograman sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangun aplikasi. Contoh : koneksi ke database, pemanggilan variabel, file, dll.

3. sebutkan & jelaskan strategi desain dalam merancang apk manajemen layanan sistem informasi 
jawab : 
-    Perspektif : Visi untuk menentukan arah dan tujuan dalam bertahan dalam pasar dunia
Position : Memanfaatkan keunikan posisi sebagai dasar untuk berkompetisi.
-      Plan : Rencana bagaimana provider layanan akan meraih visinya.
- Pattern : Pola dasar yang dilakukan berulang dalam pengambilan keputusan yang biasanya berdasarkan tema pokoknya.

4. Perlukah Keamanan untuk manajemen layanan si, beri alasan!
jawab : 
Keamanan dalam menjaga manajemen layanan sistem informasi sangat penting, karena apabila tidak ada keamanan untuk menjaga data yang telah masuk ke dalam databasenya, maka akan ada pencurian data dan pencurian identitas

5. sebutkan macam - macam apk berbasis mobile dan web untuk manajemen layanan SI dan SS dari masing - masing tampilan webnya!

berbasis web

berbasis mobile
0

Jumat, 13 April 2018

Strategi dan Desain Manajemen Layanan Sistem Informasi

Dalam berbisnis, suatu perusahaan membutuhkan strategi untuk mengalahkan pesaing lainnya dan mencari peluang terbaru. Walaupun Sistem Informasi bertujuan untuk memecahkan masalah, Sistem Informasi juga bisa juga mencari peluang bisnis. Strategi ini dapat memperoleh pelanggan dengan peluang bisnis terbaru.
Berikut 4 strategi utama dalam menjalankan suatu bisnis :
·         Perspektif: Visi untuk menentukan arah dan tujuan dalam bertahan dalam pasar dunia.
·         Position: Memanfaatkan keunikan posisi sebagai dasar untuk berkompetisi.
·         Plan: Rencana bagaimana provider layanan akan meraih visinya
·         Pattern: Pola dasar yang dilakukan berulang dalam pengambilan keputusan yang biasanya berdasarkan tema pokoknya.
Selain strategi, dibutuhkan juga desain layanan untuk mendapatkan sasaran pelanggan dengan optimal. Peran Desain Layanan dalam proses perubahan bisnis dapat didefinisikan sebagai Desain yang tepat dan inovatif layanan TI, termasuk arsitekturnya, proses, kebijakan dan dokumentasi, untuk memenuhi kebutuhan sekarang dan masa depan bisnis yang telah disepakati.
Tujuan dari Desain Layanan ini adalah untuk mempertemukan manfaat bisnis yang telah disetujui dan untuk mengidentifikasi dan mengelola resiko.
Desain Layanan terutama untuk interface sangat dibutuhkan. Karena tidak semua orang paham dengan teknologi, sehingga interface yang friendly dan fleksibel dapat juga digunakan bagi orang awam.
 
Contoh Desain Layanan Interface Scribd
Scribd adalah sebuah pembaca PDF dan ePub dengan pustaka virtual yang terintegrasi. Kamu dapat menggunakannya untuk membaca semua jenis dokumen tertulis dan untuk mengakses jutaan buku yang dapat diunduh langsung melalui aplikasi itu sendiri.
Kamu dapat mengakses dokumen melalui internet kapan saja, dan bahkan menyimpan dokumen yang ingin dibaca ke perangkat Kamu, sehingga Kamu dapat mengaksesnya jika nanti tidak memiliki koneksi internet. Kamu juga dapat mengunduh buku, baik buku klasik maupun kontemporer, serta dokumen lainnya seperti buku manual, laporan, dan banyak lagi.
Scribd juga memiliki fungsi sosial untuk membagi apa yang Kamu baca dengan pengguna lain. Kamu dapat memberi dan menerima rekomendasi untuk membantu Kamu memiliki daftar bacaan yang menyenangkan setelah Kamu selesai membaca buku Kamu saat ini.
Fitur Scribd menarik lainnya yaitu Kamu dapat menyelaraskan berkas-berkas Kamu, antara situs web yang telah Kamu buka di komputer dengan aplikasi yang telah Kamu instal pada perangkat Android.
Scribd adalah aplikasi untuk membaca semua jenis dokumen dan buku. Aplikasi ini memiliki antarmgunuka yang sederhana dan desain yang menarik, serta komunitas penga yang baik dengan ulasan dan rekomendasi.




Tampilan awal







Tampilan untuk user menelusuri pencarian menurut Buku, Audiobooks, Berita dan Majalah dan Musik.
Menurut pencarian Buku dan Audiobooks terdapat beberapa pilihan minat yang disarankan.




Tampilan menurut pencarian Berita dan Majalah terdapat beberapa berita dan majalah yang teratas disetiap minggunya. Ada juga beberapa kategori Berita dan Majalah.


Tampilan menurut pencarian Musik terdapat pilihan musik yang dibagi menjadi dua kategori yaitu berdasarkan genre dan berdasarkan instrument.



Tampilan pada menu ‘Perpustakaan’ terdapat semua file yang telah user simpan maupun itu didownload menjadi offline ataupun dimasukkan kedalam kolekasi.



Tampilan untuk user login.




Referensi : 

0

Jumat, 30 Maret 2018

Manajemen Layanan SIstem Informasi (Tugas 2)

Perkembangan teknologi informasi (TI) telah memacu cara baru bagi organisasi dalam menjalankan bisnis. TI telah menjadikan kegiatan-kegiatan bisnis menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara semakin mengakui pentingnya teknologi dalam meingkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi sudah memperkirakan bahwa ke depannya teknologi akan berperan penting terutama setelah banyak industri yang merekapitulasi biaya dan hal-hal lain terkait bisnis mereka dengan menggunakan teknologi. Tak hanya dalam bidang industri skala besar, banyak perusahaan tingkat kecil dan menengah muncul dengan penggunaan teknologi.
Seiring berkembangnya zaman, teknologi yang digunakan manusia juga berkembang dengan pesat termasuk juga teknologi di bidang industri. Setiap saat ada satu teknologi baru yang dipublikasikan ke masyarakat sehingga hal ini mendorong setiap ahli teknik untuk terus berinovasi dalam menciptakan alat yang dapat mempermudah bisnis tersebut bisa dikenal luas di dunia.
Hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa tren yang sudah dan sedang dikembangkan di pasar global saat ini seperti di antaranya :

3-D Printing

Dengan semakin banyaknya konsumsi global akan suatu barang, tingkat produksi harus dipercepat. 3-D printing merupakan proses untuk menciptakan objek 3 dimensi dari berbagai media digital. Teknologi ini diperkirakan akan semakin banyak digunakan ke depannya terkait dengan manfaatnya dalam aspek biaya desain produk, pembuatan prototype produk, dan waktu produksi yang lebih cepat.

3D Printing atau dikenal juga sebagai Additive Layer Manufacturing adalah proses membuat objek padat 3 dimensi atau bentuk apapun dari model digital. Cara kerjanya hampir sama dengan printer laser dengan tehnik membuat objek dari sejumlah layer/ lapisan yang masing-masing dicetak di atas setiap lapisan lainnya. Teknologi printing ini sendiri sebenarnya sudah berkembang sejak sekitar 1980an namun belum begitu dikenal hingga tahun 2010an ketika mesin cetak 3D ini dikenalkan secara komersial. Dalam sejarahnya Printer 3D pertama yang bekerja dengan baik dibuat oleh Chuck Hull dari 3D Systems Corp pada tahun 1984.

Sejak saat itu teknologi 3D printing semakin berkembang dan digunakan dalam prototyping (model) maupun industri secara luas seperti dalam arsitektur, otomotif, militer, industri medis, fashion, sistem informasi geografis sampai biotech (penggantian jaringan tubuh manusia). 

Referensi:

0

Manfaat Manajemen Layanan SIstem Informasi (Tugas 1)

Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu cara bentuk pengelolaan & pengaturan sistem informasi(SI) yang secara terpusat pada perspektif konsumen di layanan SI terhadap sebuah usaha atau bisnis perusahaan agar mampu termanajemen dengan baik.

Manajemen Layanan Sistem Informasi berpacu pada proses dan karena akan terkait dan memiliki minat yang akan sama dengan kerangka kerja yang sudah ada dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb). Disiplin yang dibuat tidak memperdulikan detail dalam menggunakan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang sudah dikelola, dikarenakan berfokus pada upaya penyediaan inti dari pengerjaan dimana untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi yang tersedia.

Manfaat Manajemen Layanan Sistem Informasi
  • Manajemen memiliki manfaat dalam pengembangan berbagai organisasi/instansi, baik swasta maupun pemerintah. Menurut T. Hani Handoko ada tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan.
  • Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik oleh pribadi maupun perusahaan.
  • Manajemen membantu keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.


Adanya manajemen akan berguna untuk mencapai efisiensi dan efektivitas serta menjaga keseimbangan dari berbagai tujuan dan aspek.

Manajemen Layanan Sistem Informasi memiliki manfaat :
  1. Manajemen dalam layanan sistem informasi dapat membantu mencapai tujuan yang disepakati bersama dalam perusahaan.
  2. Adanya pendayagunaan Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari-sehari untuk mencapai ke efektifan dan efesiensi dalam semua aspek.
  3. Dalam manajemen ini dapat menyeimbangi diantara tujuan yang telah ditetapkan bersama.



Contoh :

E-Procurement ( E-PROC)
Salah satu penerapan kemajuan teknologi telematika dalam mendukung proses bisnis adalah dalam proses pengadaanbarang/ jasa, sehingga proses tersebut akan lebih transparan, efektif dan efisien. Pemanfaatan e-Procurementmenjadikan proses pengadaan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien dengan prinsip persaingan sehat, transparan, terbuka dan perlakuan yang adil bagi semua pihak, sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan baik dari segi fisik, keuangan, maupun manfaatnya bagi kelancaran tugas Pemerintah/ Perusahan.
Aplikasi electronic Procurement atau e-Procurement adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk mengelola pengadaan barang/ jasa berbasis internet yang didisain untuk mencapai suatu proses pengadaan barang/ jasa yang efektif, efisien dan terintegrasi.Aplikasi e-Procurement memiliki fasilitas transaksi antara Buyer dan Supplier.
Yang dimaksud dengan Buyer adalah pihak yang akan melakukan proses pembelian barang/ jasa. Supplier adalah pihak-pihak yang berfungsi sebagai pemasok barang/ jasa yang dibutuhkan oleh Buyer.

Keunggulan e-Procurement
  •       Tidak adanya batas ruang dan waktu karena menggunakan teknologi berbasis internet.
  •       Proses pengadaan barang dapat diikuti oleh pemasok secara terbuka.
  •    Proses dalam setiap tahapan pengadaan akan dengan mudah diikuti / diawasi oleh seluruh stakeholder.

·         Referensi:


0